Pergantian Nahkoda Pengamanan Rutan Kelas I Surabaya, Hengky Giantoro Serahkan Tongkat Komando kepada Andra Naftali Gustaf Vano
SIDOARJO | astara-news.com – Tongkat kepemimpinan pada jajaran Kesatuan Pengamanan Rutan (KPR) Kelas I Surabaya resmi berganti. Hengky Giantoro menyerahkan tugas dan tanggung jawab sebagai Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan (KPR) kepada Andra Naftali Gustaf Vano dalam sebuah prosesi pergantian kepemimpinan yang berlangsung penuh kekeluargaan dan sarat makna.
Pergantian tersebut bukan sekadar perpindahan jabatan, tetapi menjadi bagian dari dinamika organisasi sekaligus upaya menjaga kesinambungan sistem pengamanan di lingkungan Rutan Kelas I Surabaya.
Selama menjalankan tugas sebagai Kepala KPR, Hengky Giantoro dikenal aktif dalam memperkuat pengawasan, meningkatkan kewaspadaan petugas, serta mendorong pelaksanaan deteksi dini terhadap berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban.

Berbagai langkah pengamanan, mulai dari pemeriksaan barang bawaan pengunjung, kontrol blok hunian, penggeledahan kamar warga binaan hingga penguatan disiplin personel menjadi bagian dari upaya menjaga Rutan Kelas I Surabaya tetap aman dan kondusif.
Kepala Rutan Kelas I Surabaya, Tristiantoro Adi Wibowo, menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan pengabdian Hengky Giantoro selama mengemban amanah sebagai Kepala KPR.
“Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas dedikasi serta loyalitas Pak Hengky selama menjalankan tugas. Banyak hal positif yang telah dilakukan dalam memperkuat keamanan dan ketertiban. Kepada Pak Andra, kami menyambut baik amanah baru ini dan berharap dapat segera beradaptasi serta melanjutkan program-program pengamanan yang sudah berjalan,” ujar Tristiantoro.
Menurutnya, pergantian pejabat merupakan bagian dari penyegaran organisasi sekaligus kesempatan untuk menghadirkan gagasan dan energi baru dalam pelaksanaan tugas.
Hengky Giantoro dalam kesempatan tersebut menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh jajaran Rutan Kelas I Surabaya yang selama ini telah mendukung pelaksanaan tugasnya.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran yang telah bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban Rutan Surabaya. Apa yang telah kami lakukan tentu merupakan hasil kerja bersama. Saya berharap kekompakan dan soliditas yang sudah terbangun dapat terus dipertahankan,” ungkap Hengky.
Ia juga berpesan kepada jajaran pengamanan agar tetap menjaga integritas, kedisiplinan, dan kewaspadaan dalam menjalankan tugas.
“Tugas pengamanan merupakan tanggung jawab bersama. Tetap jaga kekompakan, jangan lengah, dan terus lakukan deteksi dini terhadap setiap potensi gangguan keamanan. Berikan yang terbaik untuk organisasi,” pesannya.
Sementara itu, Andra Naftali Gustaf Vano menyampaikan rasa syukur sekaligus kesiapan menerima amanah sebagai Kepala KPR Rutan Kelas I Surabaya.
“Saya mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada saya. Ini merupakan amanah dan tanggung jawab yang harus saya jalankan dengan sebaik-baiknya. Saya siap melanjutkan hal-hal positif yang telah dibangun oleh Pak Hengky serta melakukan penguatan apabila masih terdapat ruang untuk perbaikan,” ujar Andra.
Andra menegaskan bahwa dirinya akan mengedepankan koordinasi dan kebersamaan dalam menjalankan tugas. Menurutnya, keberhasilan pengamanan tidak dapat dilakukan secara individual, melainkan membutuhkan soliditas seluruh personel.
“Saya berharap dukungan dari seluruh jajaran. Kita akan bekerja bersama, memperkuat komunikasi, meningkatkan disiplin, dan memastikan sistem pengamanan berjalan sesuai standar. Keamanan dan ketertiban merupakan tanggung jawab yang harus kita jaga bersama,” tegasnya.
Pergantian Kepala KPR ini sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat komitmen Rutan Kelas I Surabaya dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban. Pengawasan terhadap lingkungan rutan akan terus ditingkatkan melalui deteksi dini, kontrol rutin, pemeriksaan, serta kesiapsiagaan personel.
Kepala Rutan Kelas I Surabaya menambahkan bahwa kesinambungan kepemimpinan harus dibarengi dengan semangat untuk terus melakukan evaluasi dan pembenahan.
“Kami ingin setiap pergantian pejabat membawa semangat baru tanpa menghilangkan hal-hal baik yang telah berjalan. Pengamanan harus semakin kuat, pelayanan tetap humanis, dan seluruh jajaran harus memiliki integritas dalam menjalankan tugas,” pungkas Tristiantoro.
Dengan hadirnya Andra Naftali Gustaf Vano sebagai nahkoda baru jajaran pengamanan, Rutan Kelas I Surabaya berharap soliditas personel semakin kuat dan sistem pengamanan semakin optimal. Sementara pengabdian Hengky Giantoro menjadi bagian dari perjalanan dan kontribusi yang telah diberikan untuk menjaga keamanan serta mendukung keberhasilan pelaksanaan tugas pemasyarakatan.