Ratusan Santri Ponpes Manbaul Hikam Sidoarjo Diduga Keracunan, Ambulans LMI Dikerahkan
Sidoarjo | astara-news.com — Selasa 1 September 2026 Ratusan santri Pondok Pesantren Manbaul Hikam, Putat, Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo, Jawa Timur, dilarikan ke sejumlah rumah sakit setelah mengalami gangguan kesehatan yang diduga akibat keracunan makanan.
Informasi mengenai kejadian tersebut langsung direspons oleh tim kemanusiaan Lembaga Manajemen Infaq (LMI). Ambulans LMI segera meluncur menuju lokasi setelah menerima laporan adanya sejumlah santri yang mengalami muntah, diare, pusing, dan gangguan perut.
Cak Subhan, driver ambulans LMI, mengatakan pihaknya langsung bergerak setelah mendapatkan informasi mengenai kondisi para santri.
“Begitu mendapat informasi, kami langsung meluncur ke lokasi untuk membantu proses evakuasi santri yang membutuhkan penanganan medis,” ujar Cak Subhan.
Sesampainya di lokasi, kondisi cukup ramai. Sejumlah santri harus segera mendapatkan pertolongan dan dibawa ke fasilitas kesehatan untuk menjalani pemeriksaan serta perawatan medis.

Ambulans kemudian silih berganti berdatangan ke RSUD RT Notopuro Sidoarjo. Para santri mendapatkan penanganan medis setelah mengalami berbagai keluhan kesehatan.
291 Santri Jalani Perawatan
Berdasarkan data sementara yang dihimpun hingga pukul 21.00 WIB, sebanyak 291 pasien telah mendapatkan perawatan medis di sejumlah rumah sakit.
Berikut sebaran pasien:
RS Notopuro: 186 pasien
RS Delta Surya: 13 pasien
RS Siti Hajar: 52 pasien
RS Pusura: 13 pasien
RSU Aisyiyah St. Fatimah Tulangan: 21 pasien
RS Pusdik Bhayangkara: 5 pasien
RS Arafah Sukodono: 1 pasien
Total: 291 pasien.
Susanto, Humanitarian Program LAZNAS LMI, mengatakan tim kemanusiaan LMI terus memantau perkembangan kondisi para santri dan mendukung proses evakuasi serta penanganan di lapangan.
“Fokus kami saat ini adalah membantu proses evakuasi dan memastikan para santri yang mengalami gejala mendapatkan akses penanganan medis secepat mungkin. Tim LMI masih berada di lapangan untuk mendukung kebutuhan penanganan,” kata Susanto.
Mulai Mengalami Gejala Sekitar Pukul 18.00 WIB
Berdasarkan informasi sementara, kejadian berlangsung di Pondok Pesantren Manbaul Hikam, Putat, Tanggulangin, Sidoarjo.
Sekitar pukul 18.00 WIB, sejumlah santri mulai mengalami gangguan kesehatan dengan keluhan berupa gangguan perut, muntah, diare, dan pusing.
Sekitar pukul 19.00 WIB, kejadian tersebut kemudian dilaporkan sebagai dugaan keracunan.
Para santri selanjutnya dievakuasi secara bertahap menuju sejumlah rumah sakit untuk mendapatkan pemeriksaan dan perawatan medis.
Kejadian tersebut diduga berkaitan dengan makanan yang dikonsumsi melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG). Namun, penyebab pasti gangguan kesehatan tersebut masih menunggu hasil pemeriksaan medis dan penelusuran dari pihak terkait.
Hingga pukul 21.00 WIB, proses evakuasi dan penanganan masih berlangsung. Data jumlah pasien juga masih dapat berubah seiring dengan proses pendataan di lapangan.
Tim LMI bersama unsur terkait terus melakukan pemantauan dan membantu proses penanganan terhadap para santri yang terdampak(snt)